Tips Masak Soto Betawi Khas Jakarta. Kerak telor tetap menjadi salah satu jajanan khas Jakarta yang paling dicari, baik oleh warga lokal maupun wisatawan. Jajanan tradisional Betawi ini terbuat dari campuran telur, kelapa parut sangrai, ebi, bawang merah goreng, dan beras ketan putih yang dimasak setengah matang hingga membentuk kerak renyah di atas wajan cekung. Meski terlihat sederhana, membuat kerak telor yang benar-benar enak dan renyah memerlukan teknik serta takaran yang pas. Berikut tips praktis agar Anda bisa menyajikan kerak telor ala abang-abang pinggir jalan di rumah. BERITA TERKINI
Bahan-Bahan yang Harus Berkualitas: Tips Masak Soto Betawi Khas Jakarta
Kunci utama kelezatan kerak telor ada pada bahan dasarnya. Gunakan telur bebek segar karena kuning telurnya lebih besar dan rasanya lebih gurih dibanding telur ayam. Kelapa parut harus dari kelapa setengah tua, diparut kasar, lalu disangrai kering tanpa minyak hingga berwarna kecokelatan dan harum. Ebi yang dipakai sebaiknya ebi kering berkualitas tinggi, direndam sebentar lalu disangrai hingga garing. Beras ketan putih direndam minimal 2–3 jam (bisa semalaman) supaya teksturnya lembut tapi tetap bisa merekat saat dimasak. Jangan lupa serundeng bawang merah goreng, garam, gula pasir secukil, dan sedikit penyedap alami seperti kaldu jamur bila suka.
Teknik Memasak yang Benar: Tips Masak Soto Betawi Khas Jakarta
Kerak telor tradisional dimasak dengan arang dan wajan besi cekung berdiameter sekitar 30 cm. Panaskan wajan di atas bara arang hingga benar-benar panas. Tuang 2–3 sendok makan beras ketan yang sudah direndam dan ditiriskan, ratakan tipis di dasar wajan. Biarkan sebentar hingga ketan setengah kering. Kocok 1 butir telur bebek dengan sedikit garam, tuang rata di atas ketan. Taburkan kelapa sangrai, ebi sangrai, dan bawang merah goreng secara merata. Tutup wajan dengan penutup khusus atau loyang datar agar panas merata. Masak dengan api sedang sekitar 7–10 menit, lalu balik wajan 180 derajat (teknik “dibalik langit”) agar sisi kerak langsung kena bara sehingga renyah dan berwarna keemasan. Angkat saat aroma sangrai sudah kuat dan kerak sudah kering.
Tips Agar Kerak Telor Renyah Maksimal
Agar hasilnya renyah dan tidak lembek, pastikan wajan benar-benar panas sebelum menuang bahan. Jangan terlalu banyak menuang telur karena akan membuat kerak menjadi bantat. Takaran ideal adalah 1 butir telur untuk 3 sendok makan ketan. Saat proses pembalikan, lakukan dengan cepat dan yakin agar kerak tidak patah. Jika memakai kompor gas, gunakan api besar dan wajan besi tebal, lalu akhiri dengan memanggang sisi kerak langsung di atas api (dibakar sebentar) supaya tetap garing. Sajikan segera selagi hangat agar tekstur renyahnya terjaga.
Variasi Rasa yang Bisa Dicoba
Selain rasa original, kini banyak yang menambahkan parutan keju mozzarella di atasnya sebelum dibalik (kerak telor keju) atau menciptakan sensasi gurih meleleh. Ada juga yang menaburkan cabai bubuk atau boncabe untuk versi pedas. Bagi yang suka manis-gurih, tambahkan sedikit gula merah parut halus saat menyangrai kelapa. Semua variasi ini tetap mempertahankan cita rasa khas Betawi sambil memberikan sentuhan kekinian.
Kesimpulan
Membuat kerak telor yang autentik dan renyah ternyata tidak terlalu sulit selama memperhatikan kualitas bahan dan teknik memasak tradisional. Dengan latihan beberapa kali, Anda pasti bisa menghasilkan kerak telor seenak abang-abang di acara PRJ atau pasar malam. Selamat mencoba di rumah, dan nikmati kehangatan serta kerényesan khas Jakarta dalam setiap gigitannya!